Home POLITIK Jane Natalia Suryanto: Perempuan Tangguh NTT, dari Dunia Global ke Panggung Pilkada

Jane Natalia Suryanto: Perempuan Tangguh NTT, dari Dunia Global ke Panggung Pilkada

Jane Natalia

139
0
SHARE
Jane Natalia Suryanto: Perempuan Tangguh NTT, dari Dunia Global ke Panggung Pilkada

Keterangan Gambar : Marthon Juang

Jane Natalia Suryanto: Perempuan Tangguh NTT, dari Dunia Global ke Panggung Pilkada. 

Jane Natalia Suryanto (lahir 30 Desember 1982) adalah sosok yang mencuri perhatian publik Nusa Tenggara Timur dalam dinamika politik terbaru. Pengusaha sekaligus politikus ini tampil sebagai satu-satunya calon perempuan dalam Pilkada NTT, membawa latar belakang profesional global, pengalaman sosial yang nyata, dan visi perubahan dari daerah.

Jejak Global, Akar Lokal

Jane menamatkan pendidikan menengah di Jakarta sebelum melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar S-1 Akuntansi dari Ohio State University (2004), lalu melanjutkan S-2 di bidang Finance, Accounting, dan Global Business di Rice University, Houston, Texas (2007). Latar pendidikan internasional ini membentuk cara berpikirnya yang strategis, disiplin, dan berbasis data.

Karier Profesional di Level Internasional

Sebelum terjun ke dunia politik, Jane meniti karier profesional di berbagai posisi bergengsi. Ia pernah menjabat:

- Vice President International Management Club di  Houston

- Vice President National Association of Women MBA 

   – RiceIndonesia

- Senior Treasury Analyst di FMC Technologies Inc (AS)

- Finance and Operational Controlling Manager di PT bayer Indonesia. Pada akhir 2013, Jane kembali ke Indonesia dan mendirikan PT Dutamasindo Labora Jaya, menandai transformasinya sebagai pengusaha perempuan yang mandiri.

Dedikasi Sosial untuk NTT

Sejak 2015, Jane aktif dalam kegiatan sosial di NTT. Kontribusinya mencakup:

- Pelatihan guru dan beasiswa mahasiswa

- Pembangunan infrastruktur sekolah

- Bantuan untuk petani dan nelayan

- Pengadaan air bersih

- Penanganan COVID-19 dengan membawa 7.000 

  dosis vaksin

- Bantuan kemanusiaan bagi korban Siklon Tropis Seroja 2021. Aktivitas ini memperkuat citranya sebagai figur yang hadir sebelum kekuasaan.

Perjalanan Politik dan PSI

Jane bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 2022 dan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina DPW PSI NTT. Di bawah kepemimpinannya, PSI mencatatkan prestasi penting dengan meraih 6 kursi DPRD Provinsi NTT.

Dalam Pemilu 2024, Jane berhasil meraih 56.055 suara, cukup untuk mengamankan satu kursi DPR RI. Namun, kegagalan PSI melewati parliamentary threshold 4 persen membuat kursi tersebut tidak dapat diraih.

Meski awalnya diunggulkan sebagai kandidat gubernur atau wakil gubernur dari PSI, rekomendasi partai akhirnya diberikan kepada pasangan lain. Jane menegaskan bahwa keputusannya keluar dari PSI bukan karena kekecewaan, melainkan karena adanya tawaran dan ruang perjuangan dari partai lain.

Langkah Baru Bersama Hanura dan PDI Perjuangan

Setelah keluar dari PSI, Jane bergabung dengan Partai Hanura. Dalam Pilkada NTT, ia kemudian mendapat dukungan PDI Perjuangan untuk maju sebagai Calon Wakil Gubernur NTT, berpasangan dengan Ansy Lema.

Keputusannya ini menandai babak baru perjuangan politik Jane—lebih matang, lebih terstruktur, dan semakin dekat dengan basis akar rumput.

Elektabilitas yang Menguat

Berdasarkan survei IndekStat (1–10 Juli 2024), Jane Natalia Suryanto mencatatkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur NTT paling diminati, dengan:

12,1% top of mind (pilihan terbuka)

18,1% (pilihan tertutup)

Angka ini memperkuat posisinya sebagai figur perempuan yang kompetitif dan diperhitungkan dalam Pilkada NTT.

Simbol Kepemimpinan Perempuan

Di tengah dominasi politik laki-laki, Jane tampil sebagai simbol kepemimpinan perempuan NTT—menggabungkan kecerdasan global, empati sosial, dan keberanian mengambil risiko politik demi perubahan.

Sumber : Fb. Marthon Juang

Editor :Redaksi Sumbanews