
Keterangan Gambar : Fb/Marton Juang
Viktor Bungtilu Laiskodat: Figur Tegas dari Timur yang Konsisten di Panggung Nasional
Nama Viktor Bungtilu Laiskodat tak pernah lepas dari dinamika politik nasional dan daerah. Lahir di Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur, 17 Februari 1965, Viktor dikenal sebagai politikus berkarakter tegas, vokal, dan penuh kontroversi, namun konsisten memperjuangkan perubahan bagi NTT.
Perjalanan politiknya melintasi legislatif nasional hingga eksekutif daerah, menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dari Indonesia Timur dalam dua dekade terakhir.
Dari Senayan ke Kursi Gubernur NTT
Viktor pertama kali masuk ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2004–2009 dari Partai Golkar, mewakili Dapil NTT II. Setelah bergabung dengan Partai NasDem pada 2013, karier politiknya semakin menanjak.
Pada Pemilu 2014, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI dan dipercaya menjabat Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, posisi strategis yang menegaskan pengaruhnya di tingkat nasional.
Tahun 2018, Viktor melangkah ke eksekutif dengan terpilih sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur ke-8, berpasangan dengan Josef Nae Soi, dan menjabat hingga 2023.
Gaya Kepemimpinan yang Berani dan Tidak Populis
Sebagai Gubernur NTT, Viktor dikenal dengan gaya kepemimpinan keras, disiplin, dan berani mengambil keputusan tidak populer. Salah satu kebijakan yang paling menyita perhatian publik adalah aturan masuk sekolah pukul 05.00 WITA bagi siswa kelas 12 di SMAN 1 dan SMAN 6 Kupang pada Maret 2023.
Kebijakan ini menuai pro dan kontra, namun bagi Viktor, disiplin dan perubahan mentalitas adalah kunci membangun sumber daya manusia NTT yang unggul.
Kembali ke DPR RI
Usai menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur, Viktor kembali dipercaya rakyat. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Dapil NTT II, kembali memperkuat barisan Fraksi Partai NasDem di Senayan.
Kembalinya Viktor ke DPR menandai babak baru perjuangannya—membawa pengalaman eksekutif daerah ke dalam proses legislasi nasional.
Latar Belakang Pendidikan dan Kehidupan Pribadi
Viktor menempuh pendidikan hukum di STHI Jakarta (S.H.), kemudian melanjutkan studi pascasarjana hingga meraih gelar Magister dan Doktor dari Universitas Kristen Satya Wacana.
Ia menikah dengan Julie Sutrisno Laiskodat dan dikaruniai tiga orang anak. Selain sebagai politikus, Viktor juga dikenal sebagai advokat dan pengusaha.
Pengakuan Internasional
Atas kontribusinya dalam membangun hubungan baik lintas negara, Viktor menerima Medal of Merit dari Timor Leste, sebuah penghargaan yang menegaskan perannya tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional.
Figur yang Tak Pernah Sepi Perdebatan
Dicintai dan dikritik dalam waktu bersamaan, Viktor Bungtilu Laiskodat adalah figur yang tidak pernah abu-abu. Ia menjadi simbol kepemimpinan yang berani, lugas, dan siap menanggung risiko politik demi perubahan yang diyakininya benar untuk NTT dan Indonesia.
Sumber. Fb/Marton Juang
Redaksi: Sumbanews


_OK1.jpg)
_OK11.jpg)









LEAVE A REPLY